Kusnadi Komputer: TRIK PSIKOTES
Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?
  • Tujuan dari Yayasan Sasmita Jaya adalah mewujudkan suatu sarana pendidikan yang murah dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa melupakan kualitas dari pendidikan itu sendiri
  • SMK yang memiliki kesetaraan dalam Ilmu dan Teknologi, Mampu bekerja, Ber-akhlak mulia, dan selalu Ikhlas dalam Pengabdian.
  • Layanan Hosting serta desain website, sehingga akan menjadi sebuah solusi lengkap untuk kebutuhan website bisnis anda.
  • Sajikan saat hangat dengan secangkir teh, saya percaya, Anda akan mendapat pujian dari keluarga tercinta. Selamat Mencoba.
  •  Wujudkan impian anda untuk segera HAMIL.
  •  Hanya dengan satu akses untuk pencarian dari 47.732.098 pekerjaan yang dipublikasikan oleh 70.845 situs di dunia

Tampilkan postingan dengan label TRIK PSIKOTES. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TRIK PSIKOTES. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 April 2012

Psikotes Lucu-Lucuan bermain dengan psikotes

Silahkan Baca Baik-baik dari awal dan ikuti instruksi yang diberikan; Tapi mikirnya jangan lama-lama, apa yang ada di hati aja ! tapi itu bukan berarti asal-asalan loh!!
Psikotest ini diambil dari email internet, diterjemahkan oleh orang tersebut dari bahasa asalnya Jepang. Anda akan menemukan hasil yang mengejutkan. Orang yang memikirkan game ini, konon sesudah membaca mail ini, harapannya dapat terkabul. Pasti Anda terkejut melihat hasilnya!!
Cuma janji dulu!
JANGAN MEMBACA JAWABAN DIBAWAHNYA TERLEBIH DAHULU.
ISI DULU INSTRUKSI YANG DIMINTA.
BACA SATU PARAGRAF DEMI SATU PARAGRAF.
Pertama-tama siapkan bolpoint dan kertas.
Waktu memilih nama, anda harus memilih orang yang Anda kenal. Jangan terlalu banyak mikir. Tulislah apa yang ada dikepala kamu.
INGAT! Maju satu paragraf per paragraf.
Kalau kamu membaca kelanjutannya. psikotest ini dianggap gugur.
  1. Pertama-tama tulis angka 1 sampai sebelas di kertas kamu secara vertikal (atas ke bawah)
  2. Tulis anka yang paling kamu suka (antara 1-11) di sebelah angka No.1 dan No.2 (yang tadi kamu buat).
  3. Tulis 2 nama orang (lawan jenis) yang kamu kenal, masing-masing di No.3 dan No.7
  4. Tulis 3 nama orang yang kamu kenal dekat di No.4, 5, dan 6. Disini kamu boleh menulis nama orang di keluarga, teman, kenalan. Siapapun Ok. Cuma harus yang kamu kenal.
  5. Di No.8, 9, 10, 11 kamu tulis nama judul lagu yang paling kamu sukai saat ini yang berbeda-beda.
Disini jawabannya :
Nah, dibawah ini ada jawaban dari psikotest nya.
Mudah-mudahan cocok jawabannya.
  1. kamu harus memberitahu ke orang yang kamu tulis di No.7 tentang psikotest ini.
  2. Orang yang kamu tulis di No.3 adalah orang yang kamu cintai.
  3. Orang yang kamu tulis di No.7 adalah orang yang kamu suka tapi bertepuk sebelah tangan.
  4. Orang yang kamu tulis di No.4 adalah orang yang kamu rasa paling penting bagi kamu.
  5. Orang yang kamu tulis di No.5 adalah orang yang paling mengerti kamu.
  6. Orang yang kamu tulis di No.6 adalah orang yang membawa keberuntungan pada kamu.
  7. Lagu yang kamu tulis di No.8 adalah lagu yang ditujukan untuk orang No.3
  8. Lagu yang kamu tulis di No.9 adalah lagu yang ditujukan untuk orang No.7
  9. Lagu yang kamu tulis di No.10 adalah lagu yang menuliskan apa yang ada di ati kamu.
  10. Terakhir, Lagu yang kamu tulis di No.11 adalah lagu yang menuliskan hidup kamu.
Nah, bagaimana? hasilnya sesuai nggak? klo nggak sesuai ya gak usah dipikirin namanya juga buat seru-seruan, klo kamu suka beritahu temen kamu ya buat ikutan..

PSIKOTES IST – TES INTELEGENSI

Berikut adalah psikotes yang sering digunakan oleh banyak perusahaan multinasional dan BUMN sebagai pengukuran tingkat intelegensi (IST) untuk seleksi rekrutmen kandidat karyawan. Ada 9 (sembilan) sub tes yang harus Anda selesaikan dalam waktu yang telah disediakan. Mari kita lihat apa saja tes tersebut.

Sub test 1 : Tes Pengetahuan Umum

Soal-soal 01 – 20 terdiri atas kalimat-kalimat.
Pada setiap kalimat satu kata hilang dan disediakan 5 (lima) kata pilihan sebagai jawabannya.
Pilihlah kata yang tepat yang dapat menyempurnakan kalimat itu !
Contoh :
Seekor kuda mempunyai kesamaan terbanyak dengan seekor …………..
A. kucing B. bajing C. keledai D. lembu E. anjing
Jawaban yang benar adalah : C. keledai
Oleh karena itu pada kertas jawaban, pilih jawaban C. keledai
Contoh berikutnya :
Lawannya “harapan” adalah…………..
A. duka B. putus asa C. sengsara D. cinta E. benci
Jawaban yang benar adalah : B. putus asa
Oleh karena itu pada kertas jawaban, pilih jawaban B. Putus Asa

Sub test 2 : Tes Kesamaan Kata

Ditentukan lima kata.
Pada 4 dari 5 kata itu terdapat suatu kesamaan.
Carilah satu kata yang tidak memiliki kesamaan dengan keempat kata yang lain.
Contoh:
A. meja
B. kursi
C. burung
D. lemari
E. tempat tidur
Meja, kursi, lemari, dan tempat tidur adalah perabot rumah, sedangkan “burung” bukanlah perabot rumah yang tidak memiliki kesamaan dengan keempat kata yang lain.
Jawaban yang benar adalah : burung
Oleh karena itu pada kertas jawaban, pilih jawaban C. burung
Contoh berikutnya:
A. duduk
B. berbaring
C. berdiri
D. berjalan
E. berjongkok
Pada duduk, berbaring, berdiri dan berjongkok adalah yang orang berada dalam keadaan tidak bergerak, sedangkan “berjalan” orang berada dalam keadaan bergerak.
Jawaban yang benar adalah : berjalan
Oleh karena itu pada kertas jawaban, pilih jawaban D. berjalan

Sub test 3 : Tes Hubungan Kata

Ditentukan tiga kata.
Antara kata pertama dan kata kedua terdapat suatu hubungan tertentu.
Antara kata ketiga dan salah satu kata di antara kelima kata pilihan, harus pula terdapat hubungan yang sama.
Carilah kata itu.
Contoh:
Hutan : pohon = tembok : ?
A. batu bata
B. rumah
C. semen
D. putih
E. dinding
Hubungan antara hutan dan pohon adalah bahwa hutan terdiri atas pohon-pohon, maka hubungan antara tembok dan salah satu kata pilihan adalah bahwa tembok terdiri atas batu bata.
Jawaban yang benar adalah : batu bata
Oleh karena itu pada kertas jawaban, pilih jawaban A. batu bata.
Contoh berikutnya:
Gelap : terang = basah : ?
A. hujan
B. hari
C. lembab
D. angin
E. kering
Gelap adalah lawan kata dari terang, maka untuk basah lawan katanya adalah kering.
Jawaban yang benar adalah : kering
Oleh karena itu pada kertas jawaban, pilih jawaban A. kering

Sub test 4 : Tes Pengertian Kata

Ditentukan dua kata.
Carilah satu perkataan yang meliputi pengertian kedua kata tadi.
Tulislah perkataan itu pada kotak yang telah disediakan.
Contoh:
Ayam – itik
Kata “unggas” dapat meliputi pengertian kedua kata tersebut.
Oleh karena itu pada isian yang telah disediakan tulis kata “unggas”.
Contoh berikutnya :
Gaun – celana
Kata “pakaian” dapat meliputi pengertian kedua kata tersebut.
Oleh karena itu pada isian yang telah disediakan tulis kata “pakaian”.

Sub test 5 : Tes Aritmatika

Test berikutnya adalah soal-soal hitungan.
Contoh:
Sebatang pensil harganya 25 rupiah. Berapakah harga 3 batang ?
Jawabannya adalah : 75
Cara menjawabnya adalah dengan memilih angka jawaban.
0   1   2   3   4   5 6   7 8   9
Contoh lain:
Dengan sepeda, Husin dapat menempuh 15 km dalam waktu 1 jam. Berapa km-kah yang dapat ia tempuh dalam waktu 4 jam ?
Jawabannya adalah : 60
Cara menjawabnya adalah dengan memilih angka jawaban.
0 1   2   3   4   5   6 7   8   9

Sub test 6 : Tes Deret Angka

Pada test berikut akan diberikan deret angka.
Setiap deret tersusun menurut suatu pola tertentu dan dapat dilanjutkan menurut pola tersebut.
Carilah angka berikutnya untuk setiap deret, dan tulis jawaban saudara pada kotak yang telah disediakan.
Contoh:
2   4   6   8   10   12   14   ?
Pada deret ini angka berikutnya selalu didapat jika angka didepannya ditambah dengan 2.
Jawabannya adalah : 16
Tulis jawaban pada titik-titik yang disediakan.
Contoh berikutnya:
9   7   10   8   11   9   12  ?
Pada deret ini polanya berganti-ganti harus dikurangi dengan 2 dan setelah itu ditambah dengan 3.
Jawabannya adalah : 10
Tulis jawaban pada titik-titik yang disediakan.

Subtest 7 – Tes Potongan Gambar

Pada test berikutnya, setiap soal memperlihatkan sesuatu bentuk tertentu yang terpotong menjadi beberapa bagian.
Carilah diantara bentuk-bentuk yang terdapat dalam pilihan (a, b, c, d, e), suatu bentuk yang dapat dibangun dengan cara menyusun potongan-potongan yang terdapat dalam soal.
Psikotes-Tes-Potongan-Gambar
Jika potongan-potongan pada contoh di atas disusun (digabungkan), maka akan menghasilkan bentuk B.
Oleh karena itu, pada kertas jawaban pilih jawaban “B”.

Subtest 8 – Tes Kemampuang Ruang

Terdapat sebuah kubus dengan tanda yang terlihat pada ketiga sisi nya. Kubus tersebut dapat diputar, dapat digulingkan atau dapat diputar dan digulingkan dalam pikiran saudara.
Carilah 1 (satu) dari 5 (lima) pilihan kubus yang memiliki tanda yang sama dengan kubus yang terdapat pada soal.
Psikotes-Tes-Kemampuan Ruang
Contoh ini memperlihatkan kubus E dengan kedudukan yang berbeda.
Mendapatkannya adalah dengan cara memutar ke kanan dua kali kemudian digulingkan ke depan sekali, sehingga sisi kubus yang bertanda dua segiempat hitam terletak di depan dan tanda titik terletak di sudut kanan atas, seperti kubus E.
Oleh karena itu, pilih jawaban “E”.

Sub test 9 : Tes Menghafal Cepat

Anda akan diberikan secarik kertas mengenai kata-kata yang perlu saudara hafalkan dalam waktu 3 menit.
Setelah 3 menit, kertas tersebut akan diambil kembali oleh pengawas.
Yaitu seperti contoh :
BUNGA : melati, kamboja, lavender, anggrek, bougenville
PERKAKAS : gergaji, pisau, dongkrak, tang, obeng
BUAH : ceremai, strawberry, rambutan, zaitun, nenas
NEGARA : indonesia, ekuador, filipina, honduras, vietnam
KOTA : quebec, ujung pandang, wamena, yogyakarta,  jepara
Contoh :
Kata yang mempunyai huruf permulaan Q adalah suatu……………
A. bunga B. perkakas C. buah D. negara E. kota
Quebec adalah termasuk dalam jenis Kota, sehingga jawaban yang benar adalah Kota.
Oleh karena itu pilih jawaban E. Kota.
Contoh berikutnya:
Kata yang mempunyai huruf permulaan R adalah suatu……………
A. bunga B. perkakas C. buah D. negara E. kota
Rambutan adalah termasuk dalam jenis Buah, sehingga jawaban yang benar adalah Buah.
Oleh karena itu pilih jawaban C. Buah.

Lembaga Psikotes



Cetak

Smart Mark Reader telah banyak digunakan untuk keperluan Tes Psikologi.
Psikotes biasanya terdiri dari beberapa sesi dengan proses penilaian yang berbeda-beda. Kasus yang diambil adalah psikotes dengan 4 tes. Tes 1, 2, dan 3 proses penilaian seperti penilaian  pada ujian dan setiap soal diberi bobot 1 jika menjawab dengan benar. Pada tes 2 jawaban benar jika peserta menjawab kombinasi 2 jawaban sekaligus karena itu kunci jawaban pada tes 2 mengandung 2 jawaban dengan pemisah &. Penilaian untuk tes 4 dilakukan bedasarkan jawaban yang dipilih. Jika peserta menjawab A maka akan menghasilkan bobot 0.2, pilihan B menghasilkan bobot 0.4, pilihan C menghasilkan bobot 0.6, pilihan D menghasilkan bobot 0.8 dan pilihan E menghasilkan bobot 1.
Langkah-langkah pemrosesan data psikotes adalah sebagai berikut:
a.  Pastikan nama setiap data item jawaban berbeda untuk masing-masing tes.

b.   Isi bobot untuk tes 1, 2 dan 3 seperti mengisi bobot pada ujian
 
c.  Isi bobot untuk tes 4 dengan cara memilik Item scoring dan mengisinya dengan 0.2:0.4:0.6:0.8:1.


Maka akan diperoleh bobot 0.2 untuk jawabab A, 0.4 untuk jawaban B, 0.6 untuk jawaban C, 0.8 untuk jawaban D dan 1 untuk jawaban E.

Hasil pengaturan data untuk psikotes perti gambar berikut.



Contoh Lembar Ujian Psikotest Primagama.


 

Smart Mark Reader telah banyak digunakan untuk keperluan Tes Psikologi.
Psikotes biasanya terdiri dari beberapa sesi dengan proses penilaian yang berbeda-beda. Kasus yang diambil adalah psikotes dengan 4 tes. Tes 1, 2, dan 3 proses penilaian seperti penilaian  pada ujian dan setiap soal diberi bobot 1 jika menjawab dengan benar. Pada tes 2 jawaban benar jika peserta menjawab kombinasi 2 jawaban sekaligus karena itu kunci jawaban pada tes 2 mengandung 2 jawaban dengan pemisah &. Penilaian untuk tes 4 dilakukan bedasarkan jawaban yang dipilih. Jika peserta menjawab A maka akan menghasilkan bobot 0.2, pilihan B menghasilkan bobot 0.4, pilihan C menghasilkan bobot 0.6, pilihan D menghasilkan bobot 0.8 dan pilihan E menghasilkan bobot 1.
Langkah-langkah pemrosesan data psikotes adalah sebagai berikut:
a.  Pastikan nama setiap data item jawaban berbeda untuk masing-masing tes.

b.   Isi bobot untuk tes 1, 2 dan 3 seperti mengisi bobot pada ujian
 
c.  Isi bobot untuk tes 4 dengan cara memilik Item scoring dan mengisinya dengan 0.2:0.4:0.6:0.8:1.


Maka akan diperoleh bobot 0.2 untuk jawabab A, 0.4 untuk jawaban B, 0.6 untuk jawaban C, 0.8 untuk jawaban D dan 1 untuk jawaban E.

Hasil pengaturan data untuk psikotes perti gambar berikut.



Contoh Lembar Ujian Psikotest Primagama.

Bikin Form Psikotes Penjumlahan Angka

Pernah ketemu form isian kaya gambar di bawah ini pas psikotes..??
Form di atas adalah salah satu model psikotes yang populer.. Menyebalkan emang, menjumlahkan angka dari bawah ke atas atau sebaliknya.. Angkanya banyak banget lagi..
Kadang-kadang ada baiknya kita coba-coba ngerjain psikotes kaya gini.. Tapi bikin form kaya di atas repot juga kali ya.. Nulis 3000 – 5000 angka secara acak kayanya lumayan bikin cape deh..
Sebenernya dengan Microsoft Office Word kita bisa bikin script sederhana buat bikin angka-angka kaya gitu.. Kalo cuma perlu 5000 angka doang sih kecil.. Ga sampe satu detik (tergantung CPU juga sih), 5000 angka acak udah muncul.. Penasaran gimana caranya..??
Ok, im kasih tau deh.. Pertama buka dulu Microsoft Office Word-nya.. Setelah itu buka menu Tools > Macro > Visual Basic Editor atau dengan shotkey Alt+F11..
Kalo udah kebuka Visual Basic Editor, buka menu Insert > Module..
Setelah modul barunya jadi, ketik skrip di bawah ini:
Sub PsikoNumGenerator()
Randomize Timer
theEnd = InputBox("Jumlah angka yang akan dibuat", "Jumlah Angka")
If Not IsNumeric(theEnd) Then Exit Sub
If Int(theEnd) = 0 Then Exit Sub
For i = 1 To theEnd
theText = theText & vbTab & Int(Rnd(i) * 10)
Next
Selection.TypeText Text:=theText
End Sub
Kalo udah, kembali ke Microsoft Office Word dan buka menu Tools > Macro > Macros… atau pake shortkey Alt+F8..
Pilih PsikoNumGenerator, terus masukin jumlah angka yang mau kamu bikin, misalanya 5000..
Secara otomatis di dokumen ada 5000 angka acak untuk latihan psikotes.. Tinggal atur deh formatnya biar enak dikerjain, misalnya ganti jenis dan ukuran huruf, ukuran kertas, dll..
Kalo ga mau repot kamu bisa download contoh dokumennya di http://www.adiwibowo.com/psikonumgenerator.doc.. Jangan lupa ubah seting Macro Security supaya bisa jalanin script-nya ya..!!

Minggu, 29 April 2012

Tips sukses lolos Psikotest

Dewasa ini, hampir semua perusahaan menggunakan Phsicology Test/Tes Psikologi atau psikotes/psikotest sebagai bagian dalam tahapan penerimaan calon pegawai. Keunikan dari tes ini adalah pada “ketidakpastiannya”. Mengapa? Karena faktor ini dapat memutarbalikan perhitungan logis potensi seseorang. Sebagai contoh, seseorang lulusan perguruan tinggi terbaik di negeri ini dengan IPK : 3 koma dan berpengalaman sebagai asisten dosen, tidak dapat lolos dari lobang jarum ujian psikotes sehingga akhirnya harus berwirausaha karena belum pernah mampu melewati psikotes untuk diterima bekerja di sebuah perusahaan. Memang ini ironi, namun ini fakta. Psikotes memang merupakan fenomena tersendiri bagi para pelamar kerja. Penulis juga pernah menghadapi hal serupa, untuk kemudian harus bangkit melalui proses “learning by doing”. Penulis bukan seorang psikiater maupun phsicology tester, namun beberapa tips yang akan di-share berikut ini, berdasarkan pengalaman penulis ketika menghadapi psikotes, diharapkan mampu membantu mengurangi kegagalan psikotes Anda:
1. Tes Logika Aritmatika
Tes ini terdiri atas deret angka. Yang diukur dalam tes ini adalah kemampuan analisa anda dalam memahami pola-pola/kecenderungan tertentu (dalam wujud deret angka) untuk kemudian memprediksikan hal-hal lain berdasarkan pola tersebut.
Tipsnya:
  • jangan terpaku pada deret hitung atau deret ukur perhitungan matematika saja yaitu jangan terpaku pada 3 -4 angka terdepan dalam deret namun adakalanya anda melihat deret secara keseluruhan karena pola bisa berupa urutan, pengelompokan berurutan maupun pengelompokan loncat.
  • Ingat keterbatasan waktu. Jangan terlalu asyik dan terpaku hanya pada sebuah soal yang penasaran ingin anda pecahkan, lompati ke soal berikutnya karena terkadang soal di bawahnya lebih mudah dipecahkan dibandingkan soal sebelumnya.
  • Anda bisa melatih kemampuan anda ini dari buku-buku tes UMPTN/SPMB untuk materi deret hitung/deret ukur.
Contoh:
- 16 8 4 2 1 1/2 … …
- 45 15 18 6 9 3 … …
-7 – 9 – 12 – 14 – 17 …. ….
A – B – D – G …. ….
2. Tes Logika Penalaran
Tes ini terdiri atas deret gambar baik 2 maupun 3 dimensi. Yang ingin diukur dalam tes ini adalah kemampuan anda dalam memahami pola-pola/kecenderungan tertentu (dalam wujud gambar) untuk kemudian melakukan prediksi berdasarkan pola anda tersebut:
 Tipsnya: konsentrasi, hati-hati dan teliti. Karena bentuk-bentuk yang ditawarkan hampir serupa walau tak sama.

3. Kemampuan Penalaran Analitik
Contoh soal :
Di sini ada perempatan jalan yang saling tegak lurus. Salah satu jalan itu menuju ke kota Semarang. Jika saya menghadap utara, maka jalan yang ke kiri dan belakang saya adalah jalan yang menuju ke tempat lain. Jalan yang tepat di hadapan saya menuju ke Laut Jawa. Jalan mananakah yang menuju Semarang ?
a. Ke utara
b. Ke Timur
c. Ke Barat
d. Jawaban a, b, dan c salah
4. Soal Cerita Matematika
Contoh Soal:
Tomo mengendarai sepeda dalam 5 hari dapat menempuh 426 km. Hari pertama 90 km, hari kedua mencapai 65 km, hari ketiga 110 km dan hari keempat 95 km. Berapakah Km di tempuh pada hari kelima?
 Jawab.
Jarak yang ditempuh Tomo pada hari kelima
= 426 km – (90+65+110+95) km
= 426 km – 360 km
= 66 km
5. Soal Penalaran
Contoh soal:
Tidak semua sarjana sastra menguasai bahasa Prancis.
Tidak semua sarjana jurusan Prancis lancar berbicara bahasa Prancis. Semua sarjana sastra lancar berbahasa Indonesia.
Tejo adalah sarjana jurusan Jerman kesimpulan:
a. Tejo lancar berbahasa Jerman
b. Tejo mungkin tidak lancar berbicara berbahasa Rusia
c. Tejo lancar berbahasa Indonesia
d. Tejo tidak mungkin lancar berbicara bahasa Jerman
e. Tejo tidak mungkin tidak lancar berbahasa Jerman
6. Analog Verbal Test.
Tes ini terdiri atas 40 soal yang berisi sinonim/antonim/analog suatu kata. Yang diukur dalam tes ini adalah kemampuan logika anda terhadap sebuah kondisi, untuk melihat sejauh mana anda memahami sebab-akibat suatu permasalahan.
Tipsnya: Apabila anda bermasalah dengan konsentrasi dan logika, anda bisa mem-bypass-nya dengan menghafal soal dan jawaban. Karena beberapa kali penulis menghadapi tes ini, soal yang diberikan relatif sama.
Contoh:
- wanita : kebaya = pria :
a. sepatu b. baju c. topi d. jas
- kubus : pyramid = empat persegi :
 a. peti b. mesir c. pentagon d. segitiga
7. Kraeplien/Pauli.
Tes ini terdiri atas gugusan angka-angka yang tersusun secara membujur (atas-bawah) dalam bentuk lajur-lajur. Calon pegawai diminta untuk menjumlahkan dua angka yang berdekatan dalam waktu tertentu di setiap kolom dan menuliskan disampingnya. Yang diukur dalam tes ini adalah konsistensi, ketahanan, sikap terhadap tekanan, kemampuan daya penyesuaian diri, ketelitian sekaligus kecepatan dalam mengerjakan suatu pekerjaan.
Tipsnya :
  • Jangan sekalipun menggunakan pensil mekanis dalam tes ini selainkan pensil biasa atau pulpen saja, karena tes ini sangat terikat dengan waktu. Pensil mekanis membutuhkan di-reload ketika ujung granitnya habis, mekanisme ini membutuhkan waktu sekitar 0.5-1 detik. Apabila anda melakukan reload dalam 10 lajur berarti anda telah kehilangan waktu 5-10 detik.
  • Usahakan jumlah angka yang dijumlahkan di masing-masing kolom stabil. Hasilnya akan lebih baik jika dibandingkan anda memaksakan diri di awal tes namun tergopoh-gopoh di pertengahan dan akhir tes. Kendalikan diri anda untuk menghemat tenaga.
  • Jangan sekalipun melakukan cheating terhadap waktu maupun hasil penjumlahan. Hal ini akan merugikan anda sendiri karena justru untuk cheating anda akan membutuhkan waktu sekian detik untuk memutuskan dan itu berarti justru membuang waktu dan memubuat grafik penjumlahan anda tidak alami.
  • Hal yang paling penting dari keseluruhan tes kraeplein adalah konsentrasi. Terkadang anda akan merasa blank padapertengahan tes, namun anda harus bisa bangkit & fokus lagi pada tes. Untuk itu kondisi fisik sangat berpengaruh. Usahakan tidak begadang dan sarapan dahulu sebelum berangkat tes karena model tes ini sangat menyedot energi anda.
    5 8 5 6
    8 6 6 5
    9 7 8 7
    7 9 4 8
    0 9 9 4
    5 5 8 8
    8 6 7 9
    3 7 4 5
    6 4 0 4
    7 6 9 7
    9 3 0 8
    3 8 6 3
    1 6 5 8
    9 5 3 6
    5 7 6 8
    8 8 8 6
    7 9 9 7
    3 7 7 8
8. Wartegg Test.
Tes ini terdiri atas 8 kotak yang berisi bentukan-bentukan tertentu seperti titik, garis kurva, 3 garis sejajar, kotak, dua garis saling memotong, dua garis terpisah, tujuh buah titik tersusun melengkung dan garis melengkung. Anda akan diminta menggambar kemudian menuliskan urutan gambar yang telah anda buat, lalu menuliskan nomor gambar mana paling disukai, tidak disukai, sulit dan mudah menurut anda. Yang diukur dalam tes ini adalah emosi, imajinasi, intelektual dan aktifitas subjek. Contoh:

Tipsnya adalah:
  • Urutan menggambar sebaiknya anda buat kombinasi antara sesuai nomor dan acak. Misalnya 1,2,3,4 kemudian 8,7,6,5. Karena apabila anda menggambar berdasarkan urutan 1,2,3,4,5,6,7,8 anda dipandang HRD sebagai orang yang kaku/konservatif sedangkan apabila anda menggambar secara acak misalnya 5,7,6,8,3,2,4,1 anda akan dipandang HRD sebagai orang yang terlalu kreatif, inovatif dan cenderung suka akan ‘breaking the low‘.
  • Kalau anda bergender lelaki jangan mulai dengan nomor 5, karena beberapa anggapan menyebutkan hal ini berpengaruh terhadap orientasi seks anda. Berikut ini adalah salah satu contoh pengerjaan yang pernah digunakan penulis untuk melewati tahap psikotes ini:


Tes menggambar ini (wartegg) tidak memerlukan kemampuan menggambar, melainkan hal ini hanya suatu cara bagi seorang penguji/psikolog untuk mengetahui kepribadian anda dari cara menggambar dan apa yang anda gambar. Berikut Rahasianya :Tes Wartegg mengharuskan peserta untuk melengkapi gambar yang terdiri dari 8 gambar, 4 diantaranya berupa garis lurus (Gambar III, IV, V, dan VI) dan empat lainnya berupa garis lengkung (Gambar I, II, VII, VIII). Yang perlu anda ingat adalah untuk garis lengkung sebaiknya anda menggambar benda hidup dan untuk garis lurus yang kaku sebaiknya anda menggambar benda mati. Jika anda menggambar terbalik, misal garis lurus digambar dengan bunga, hewan dan sebagainya atau garis lengkung digambar dengan mobil, mesin dan sebagainya, hal ini menandakan “ada yang salah” dengan jiwa atau kepribadian anda.Selanjutnya dari cara menggambar pun bisa kelihatan kepribadian seseorang misal : jika saat mengambar anda terlalu sering menghapus atau kotor menandakan bahwa anda adalah orang yang peragu atau tidak terencana dan jika anda menggambar terlalu kuat untuk garis yang seharusnya lembut berarti anda termasuk orang yang keras kepala.
Apa yang anda gambarpun juga menunjukan kepribadian atau kemampuan IQ anda. Jika anda menggambar sesuatu yang “biasa saja dan umum” tentu penilaian tingkat kecerdasannya akan berbeda dibanding jika anda menggambar “sesuatu yang tidak terpikirkan oleh orang lain dan berwawasan”
Namun demikian, tes psiko hanyalah merupakan suatu alat buatan manusia untuk mengetahui kepribadian seseorang secara umum saja. Kesimpulan yang dihasilkannya boleh jadi berbeda dengan kepribadian yang sesungguhnya. Hal ini diakui oleh para psikolog sendiri bahwa tidak ada satu pun tes di jagad raya ini yang benar-benar akurat dapat menilai kemampuan dan kepribadian seseorang.
Isi dari masing2 gambar :
gbr 1. berupa titik ditengah kotak : ini menyangkut hal2 yg berhubungan dengan penyesuaian diri yaitu bagaimana seseorang menempatkan diri dlm lingkungan
gbr 2. berupa ~ tp berada di kotak sebelah kiri : menunjukkan fleksibilitas perasaan.
gbr 3. berupa 3 garis horisontal dr pendek, sedang tinggi sejajar: mengukur hasrat untuk maju/ ambisi
gbr 4. berupa kotak kecil di sebelah kanan : mengukur bagaimana seseorang mengatasi kesulitan
gbr 5. seperti huruf T tp miring (susah gambarin nya) : mengukur bagaimana cara bertindak.
gbr 6. berupa garis horisontal & vertikal : mengukur cara berpikir / analisa & sintesa
gbr 7. berupa titik2 : menyangkut kehidupan dan perasaan ( apakah sudah stabil, kekanakan)
gbr 8. berupa lengkungan : mengenai kehidupan sosial/ hubungan social
9. Draw A Man Test (DAM)
 Tes ini mengharuskan anda untuk menggambar sesorang, unuk kemudian anda deskripsikan usia, jenis kelamin dan aktifitas orang tersebut. Tes ini dipergunakan untuk mengatahui tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan dan ketahanan kerja.
Tipsnya:
  • Gambarlah orang tersebut secara utuh mulai dari ujung kepala sampai ke ujung kaki, termasuk detil muka seperti mata, hidung, mulut dan telinga.
  • Gambarlah orang tersebut dalam keadaan sedang melakukan aktifitas, misalnya pak tani sedang membawa cangkul, eksekutif muda sedang menenteng koper dsb.
10. Army Alpha Intelegence Test
 Tes ini terdiri atas 12 soal yang berisi kombinasi deretan angka dan deretan bentuk. Soal satu soal kadang terkait dengan soal sebelumya. Yang diukur dalam tes ini adalah kemampuan daya tangkap Anda dalam menerima dan melaksanakan instruksi dengan cepat dan tepat.
Tipsnya : konsentrasilah kepada apa yang dikatakan narator, karena narator tidak akan mengulang instruksi tersebut dan waktu yang diberikan sangat terbatas. Sabar, jangan terburu menjawab, sebelum narator selesai memberikan instruksi.
Contoh:
Narator akan mediktekan soal sebagai berikut : “Coretlah angka ganjil dalam kotak dan coretlah angka genap yang berhuruf dalam lingkaran, kerjakan!” dan pada lembar jawaban akan diberikan gambar sebagai berikut:

11. Menggambar Pohon. Tes ini terdiri atas tugas untuk menggambar pohon dengan kriteria : berkambium (dicotyl), bercabang dan berbuah. Sehingga tidak diperbolehkan kepada anda menggambar pohon jenis bambu, pisang, semak belukar ataupun jenis tanaman monocotyl lainnya.
Tipsnya :
  • Pada setiap tes menggambar pohon yang pernah dilalui, penulis selalu menggambar pohon nangka. Karena pohon tersebut mewakili jenis tanaman dicotyl / berkambium.
  • Walaupun anda tidak begitu pandai dalam hal menggambar, usahakan menggambar secara detil dan rinci setiap komponen dari pohon tersebut seperti tangkai, bentuk daun, kerapatan daun, buah, akar bahkan alur pohon.
  • Untuk hasil yang lebih maksimal, fotolah pohon tersebut, pelajari karakter jenis pohonnya, kemudian latihlah kemampuan menggambar anda dengan mengacu pada foto tersebut.
12. Edwards Personal Preference Schedule (EPPS)
Tes ini terdiri atas pilihan-pilhan jawaban yang paling mencerminkan diri anda. Tes ini dipergunakan untuk mengetahui seberapa besar motivasi, kebutuhan dan motif seseorang.
Tipsnya:
  • Jawablah setiap pertanyaan dengan jujur sesuai dengan kondisi anda, setidaknya yang paling mendekati, karena pertanyaan akan berulang di nomor-nomor berikutnya, sehingga apabila jawaban anda tidak sinkron, hal ini akan merugikan Anda. Kejujuran anda terkait dengan cerminan kesesuaian diri anda terhadap lowongan pekerjaan yang anda lamar.
  • Secara keseluruhan, tes EPPS ini memang paling sulit untuk di-adjustment (diakali), namun setidaknya ada beberapa pertanyaan yang bisa di-adjustment untuk disesuaikan dengan lowongan pekerjaan yang anda pilihan. Misalnya ketika anda melamar menjadi pegawai Bank, pilihlah jawaban-jawaban yang mencerminkan kejujuran, keteraturan, kedisiplinan dan mampu bekerja dalam teamwork.
  • Karena sulitnya proses adjusment tehadap tes ini, jalan paling praktis yang dapat ditempuh adalah memperbaiki diri (self improvement) anda dalam segala hal, setup diri anda menjadi seakan-akan seseorang profesional dalam setiap tingkah laku keseharian anda seperti: jujur, tepat janji, tanggung jawab dan disiplin. Karena cerminan pola pikir dan tingkah laku positif diri anda, akan tertuang tanpa anda sadari dalam hasil tes.
Contoh Soalnya:
- A. Saya suka memuji orang yang saya kagumi
- B. Saya ingin merasa bebas untuk melakukan apa saja yang saya kehendaki
- A. Saya merasa bahwa dalam banyak hal saya kalah dibandingkan orang lain
- B. Saya suka mengelakkan tanggung jawab dan kewajiban-kewajiban
13. Learning By Doing
Pengalaman memang guru yang paling baik. Lakukan perbaikan-perbaikan secara continue baik terhadap diri anda maupun terhadap kemampuan anda, di setiap psikotes yang anda hadapi. Misalnya seperti : melatih diri terhadap kesalahan/kesulitan yang dihadapi pada psikotes sebelumnya, membaca kembali materi psikotes secara keseluruhan semalam sebelum menghadapi psikotes (refreshment) dan mempersiapkan fisik sebaik-baiknya karena pada dasarnya psikotes akan selalu Anda kerjakan dalam keadaan tegang dan tekanan. Karena dengan mekanisme tersebut, psikotes bukan meruapakan momok yang harus anda hindari, namun anda akan lambat laun berteman dan akrab dengan psikotes.

Tips Rahasia Lolos Seleksi Psikotes

 
 
 
 
 
 
9 Votes
Phsicology Test/Tes Psikologi atau psikotes/psikotest sebagai bagian dalam tahapan penerimaan calon pegawai. Keunikan dari tes ini adalah pada “ketidakpastiannya”. Mengapa? Karena faktor dapat memutarbalikan perhitungan logis potensi seseorang. Sebagai contoh, seseorang lulusan perguruan tinggi terbaik di negeri ini dengan IPK : 3 koma dan berpengalaman sebagai asisten dosen, tidak dapat lolos dari lobang jarum ujian psikotes sehingga akhirnya harus berwirausaha karena belum pernah mampu melewati psikotes untuk diterima bekerja di sebuah perusahaan. Memang ini ironi, namun ini fakta. Psikotes memang merupakan fenomena tersendiri bagi para pelamar kerja. Penulis juga pernah menghadapi hal serupa, untuk kemudian harus bangkit melalui proses “learning by doing”. Penulis bukan seorang psikiater maupun phsicology tester, namun beberapa tips yang akan dishare berikut ini, berdasarkan pengalaman penulis ketika menghadapi psikotes, diharapkan mampu membantu mengurangi kegagalan psikotes Anda:

1. Tes Logika Aritmatika. Tes ini terdiri atas deret angka. Yang diukur dalam tes ini adalah
kemampuan analisa anda dalam memahami polapola/kecenderungan tertentu (dalam wujud deret angka) untuk kemudian memprediksikan halhal lain berdasarkan pola tersebut. Tipsnya:
1) jangan terpaku pada deret hitung atau deret ukur perhitungan matematika saja yaitu jangan terpaku pada 3 4 angka terdepan dalam deret namun adakalanya anda melihat deret secara keseluruhan karena pola bisa berupa urutan, pengelompokan berurutan maupun pengelompokan loncat.
2) Ingat keterbatasan waktu. Jangan terlalu asyik dan terpaku hanya pada sebuah soal
yang penasaran ingin anda pecahkan, lompati ke soal berikutnya karena terkadang soal di
bawahnya lebih mudah dipecahkan dibandingkan soal sebelumnya.
3) Anda bisa melatih
kemampuan anda ini dari bukubuku tes UMPTN/SPMB untuk materi deret hitung/deret ukur.
Contoh:
16 8 4 2 1 1/2 C C
45 15 18 6 9 3 C C
2. Tes Logika Penalaan. Tes ini terdiri atas deret gambar baik 2 maupun 3 dimensi. Yang ingin diukur dalam tes ini adalah kemapuan anda dalam memahami polapola/kecenderungan tertentu (dalam wujud gambar) untuk kemudian melakukan prediksi berdasarkan pola anda tersebut: Tipsnya: konsetrasi, hatihati dan teliti. Karena bentukbentuk yang ditawarkan hampir serupa walau tak sama.Contoh:
image
3. Analog Verbal Test. Tes ini terdiri atas 40 soal yang berisi sinonim/antonim/analog suatu kata. Yang diukur dalam tes ini adalah kemampuan logika anda terhadap sebuah kondisi, untuk melihat sejauh mana anda memahami sebabakibat suatu permasalahan. Tipsnya: Apabila anda bermasalah dengan konsentrasi dan logika, anda bisa membypassnya dengan menghafal soal dan jawaban. Karena beberapa kali penulis menghadapi tes in, soal yang diberikan relatif sama. Contoh:
wanita : kebaya = pria :
a. sepatu b. baju c. topi d. jas
kubus : pyramid = empat persegi :
a. peti b. mesir c. pentagon d. segitiga
4. Kraeplien/Pauli. Tes ini terdiri atas gugusan angkaangka yang tersusun secara membujur (atasbawah) dalam bentuk lajurlajur. Calon pegawai diminta untuk menjumlahkan dua angka yang berdekatan dalam waktu tertentu di setiap kolom dan menuliskan disampingnya. Yang diukur dalam tes ini adalah konsistensi, ketahanan, sikap terhadap tekanan, kemampuan daya penyesuaian diri, ketelitian sekaligus kecepatan dalam mengerjakan suatu pekerjaan. Tipsnya :
1) Jangan sekalipun menggunakan pensil mekanis dalam tes ini melainkan pensil biasa atau pulpen saja, karena tes ini sangat terikat dengan waktu. Pensil mekanis membutuhkan direload ketika ujung granitnya habis, mekanisme ini membutuhkan waktu sekitar 0.51 detik. Apabila anda melakukan reload dalam 10 lajur berarti anda telah kehilangan waktu 510 detik.
2) Usahakan jumlah angka yang dijumlahkan di masingmasing kolom stabil. Hasilnya akan lebih baik jika dibandingkan anda memaksakan diri di awal tes namun tergopohgopoh di pertengahan dan akhir tes. Kendalikan diri anda untuk menghemat tenaga.
3) Jangan sekalipun melakukan cheating terhadap waktu maupun hasil penjumlahan. Hal ini akan merugikan anda sendiri karena justru untuk cheating anda akan membutuhkan waktu sekian detik untuk memutuskan dan itu berarti justru membuang waktu dan memubuat grafik penjumlahan anda tidak alami. 4) Hal yang paling penting dari keseluruhan tes kraeplein adalah konsentrasi. Terkadang anda akan merasa blank padapertengahan tes, namun anda harus bisa bangkit & fokus lagi pada tes. Untuk itu kondisi fisik sangat berpengaruh. Usahakan tidak begadang dan sarapan dahulu sebelum berangkat tes karena model tes ini sangat menyedot energi anda.
5. Wartegg Test. Tes ini terdiri atas 8 kotak yang berisi bentukanbentukan tertentu seperti titik, garis kurva, 3 garis sejajar, kotak, dua garis saling memotong, dua garis terpisah, tujuh buah titik tersusun melengkung dan garis melengkung. Anda akan diminta menggambar kemudian menuliskan urutan gambar yang telah anda buat, lalu menuliskan nomor gambar mana paling disukai, tidak disukai, sulit dan mudah menurut anda. Yang diukur dalam tes ini adalah emosi, imajinasi, intelektual dan aktifitas subjek. Contoh:
image
Tipsnya adalah:
1) Urutan menggambar sebaiknya anda buat kombinasi antara sesuai nomor dan
acak. Misalnya 1,2,3,4 kemudian 8,7,6,5. Karena apabila anda menggambar berdasarkan urutan 1,2,3,4,5,6,7,8 anda dipandang HRD sebagai orang yang kaku/konservatif sedangkan apabila anda menggambar secara acak misalnya 5,7,6,8,3,2,4,1 anda akan dipandang HRD sebagai orang yang terlalu kreatif, inovatif dan cenderung suka akan ‘breaking the low‘.
2) Kalau anda bergender lelaki jangan mulai dengan nomor 5, karena beberapa anggapan menyebutkan hal ini berpengaruh terhadap orientasi seks anda. Berikut ini adalah salah satu contoh pengerjaan yang pernah digunakan penulis untuk melewati tahap psikotes ini:
image
6. Draw A Man Test (DAM). Tes ini mengharuskan anda untuk menggambar sesorang, untuk kemudian anda deskripsikan usia, jenis kelamin dan aktifitas orang tersebut. Tes ini dipergunakan untuk mengatahui tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan dan ketahanan kerja. Tipsnya:
1) Gambarlah orang tersebut secara utuh mulai dari ujung kepala sampai ke ujung kaki, termasuk detil muka seperti mata, hidung, mulut dan telinga.
2) Gambarlah orang tersebut dalam keadaan sedang melakukan aktifitas, misalnya pak tani sedang membawa cangkul, eksekutif muda sedang menenteng koper dsb.
7. Army Alpha Intelegence Test. Tes ini terdiri atas 12 soal yang berisi kombinasi deretan angka dan deretan bentuk. Soal satu soal kadang terkait dengan soal sebelumya. Yang diukur dalam tes ini adalah kemampuan daya tangkap Anda dalam menerima dan melaksanakan instruksi dengan cepat dan tepat. Tipsnya : konsentrasilah kepada apa yang dikatakan narator, karena narator tidak akan mengulang instruksi tersebut dan waktu yang diberikan sangat terbatas. Sabar, jangan terburu menjawab, sebelum narator selesai memberikan instruksi. Contoh:
Narator akan mediktekan soal sebagai berikut : “Coretlah angka ganjil dalam kotak dan coretlah angka genap yang berhuruf dalam lingkaran, kerjakan!” dan pada lembar jawaban akan diberikan gambar sebagai berikut:
image
8. Menggambar Pohon. Tes ini terdiri atas tugas untuk menggambar pohon dengan kriteria :
berkambium (dicotyl), bercabang dan berbuah. Sehingga tidak diperbolehkan kepada anda
menggambar pohon jenis bambu, pisang, semak belukar ataupun jenis tanaman monocotyl
lainnya. Tipsnya :
1) Pada setiap tes menggambar pohon yang pernah dilalui, penulis selalu
menggambar pohon nangka. Karena pohon tersebut mewakili jenis tanaman dicotyl / berkambium.
2) Walaupun anda tidak begitu pandai dalam hal menggambar, usahakan menggambar secara detil dan rinci setiap komponen dari pohon tersebut seperti tangkai, bentuk daun, kerapatan daun, buah, akar bahkan alur pohon.
3) Untuk hasil yang lebih maksimal, fotolah pohon tersebut, pelajari karakter jenis pohonnya, kemudian latihlah kemampuan menggambar anda dengan mengacu pada foto tersebut.
image image
9. Edwards Personal Preference Schedule (EPPS). Tes ini terdiri atas pilihanpilhan jawaban yang paling mencerminkan diri anda. Tes ini dipergunakan untuk mengetahui seberapa besar motivasi, kebutuhan dan motif seseorang. Tipsnya:
1) Jawablah setiap pertanyaan dengan jujur sesuai dengan kondisi anda, setidaknya yang paling mendekati, karena pertanyaan akan berulang di nomornomor berikutnya, sehingga apabila jawaban anda tidak sinkron, hal ini akan merugikan Anda. Kejujuran anda terkait dengan cerminan kesesuaian diri anda terhadap lowongan pekerjaan yang anda lamar.
2) Secara keseluruhan, tes EPPS ini memang paling sulit untuk diadjustment (diakali), namun setidaknya ada beberapa pertanyaan yang bisa diadjustment untuk disesuaikan dengan lowongan pekerjaan yang anda pilihan. Misalnya ketika anda melamar menjadi pegawai Bank, pilihlah jawabanjawaban yang mencerminkan kejujuran, keteraturan, kedisiplinan dan mampu bekerja dalam teamwork.
3) Karena sulitnya proses adjusment tehadap tes ini, jalan paling praktis yang dapat ditempuh adalah memperbaiki diri (self improvement) anda dalam segala hal, setup diri anda menjadi seakanakan seseorang profesional dalam setiap tingkah laku keseharian anda seperti: jujur, tepat janji, tanggung jawab dan disiplin. Karena cerminan pola pikir dan tingkah laku positif diri anda, akan tertuang tanpa anda sadari dalam hasil tes. Contoh Soalnya:
A. Saya suka memuji orang yang saya kagumi
B. Saya ingin merasa bebas untuk melakukan apa saja yang saya kehendaki
A. Saya merasa bahwa dalam banyak hal saya kalah dibandingkan orang lain
B. Saya suka mengelakkan tanggung jawab dan kewajibankewajiban
10. Learning By Doing. Pengalaman memang guru yang paling baik. Lakukan perbaikan
perbaikan secara continue baik terhadap diri anda maupun terhadap kemampuan anda, di setiap psikotes yang anda hadapi. Misalnya seperti : melatih diri terhadap kesalahan/kesulitan yang dihadapi pada psikotes sebelumnya, membaca kembali materi psikotes secara keseluruhan semalam sebelum menghadapi psikotes (refreshment) dan mempersiapkan fisik sebaikbaiknya karena pada dasarnya psikotes akan selalu Anda kerjakan dalam keadaan tegang dan tekanan. Karena dengan mekanisme tersebut, psikotes bukan meruapakan momok yang harus anda hindari, namun anda akan lambat laun berteman dan akrab dengan psikotes.

Bisakah Psikotes Diakali?


pudio-announcement-news.blogspot.com

Ilustrasi
Intisari-Online.com - Agar diterima bekerja di suatu perusahaan, ada yang lalu mencoba menyiasati psikitotes dengan berbagai cara. Misalnya, dengan mempelajari buku "petunjuk praktis" menghadapi tes tahap awal seleksi itu. Mujarabkah kiat itu?
Dalam pelaksanaan evaluasi psikologis (pengganti istilah psikotes, psychotest, yang dirasakan janggal oleh kaum psikolog) diterapkan berbagai metode atau alat standar untuk mendapatkan gambaran mengenai aspek-aspek psikologis seseorang. Gambaran aspek tersebut didapatkan sesuai dengan maksud diadakannya evaluasi. Jadi, ada gambaran mengenai aspek kecerdasan, kepribadian, kemampuan berkomunikasi, dan semacamnya.
Dalam pelaksanaan evaluasi psikologis, hasilnya dipakai untuk menentukan dapat atau tidaknya seseorang diterima bekerja. Minimal, evaluasi psikologis akan memberikan gambaran mengenai aspek kecerdasan, kepribadian, dan sikap kerja. Dalam aspek kecerdasan, misalnya, didapatkan gambaran mengenai taraf atau tingkat kecerdasan umum, daya analisis sintetis, daya abstraksi dan kreativitas.
Dalam aspek kepribadian, tergambar pula kepercayaan diri, penyesuaian diri, pengungkapan diri, kemampuan sosial, kemampuan berkomunikasi, dsb. Dalam aspek sikap kerja, minimal ada gambaran aspek kecepatan kerja, ketelitian, ketekunan, dan daya tahan terhadap stres.
Dalam penerapan evaluasi psikologis yang lebih mendalam, dari aspek kepribadian bisa didapatkan gambaran mengenai kecenderungan menonjolkan diri, keinginan bergaul atau berteman, dan pemahaman terhadap orang lain. Dari aspek sikap kerja, bisa diperoleh gambaran tentang hasrat berprestasi, keinginan membantu orang lain, kebutuhan terhadap keteraturan atau bimbingan dari atasan maupun orang lain. Juga hasrat terhadap perubahan, kecenderungan mendominasi, kecenderungan agresivitas, dll.
Itulah sebabnya, walaupun telah hafal di luar kepala isi buku jimatnya, Aji baru lulus pada "tes" kelima. Sebab buku itu sebenarnya hanya mengungkap satu aspek: aspek kecerdasan. Itu pun tidak secara akurat. Lalu kalau lolos, Aji belum tentu berhasil melewati tahapan seleksinya.
Harus "bebas budaya"
Metode, alat, atau perlengkapan untuk mengungkapkan aspek psikologis, selalu standar. Artinya, tidak dibuat dan disusun sembarangan karena hasilnya harus reliable, dapat dipercaya. Jadi, apa pun alat yang dipakai, hasilnya akan selalu ajek, sama. Misalnya, bila seseorang dites dengan suatu alat tertentu, hasilnya menunjukkan tingkat kecerdasan oknum itu berada pada taraf rata-rata tinggi (high average). Bila dia dites lagi dengan alat berbeda, hasilnya tetap harus tinggi juga.
Hasil tersebut akan tetap selalu reliable, karena sebelum suatu tes go public (dipergunakan secara luas), harus mengalami rangkaian uji coba yang panjang dan akurat. Suatu tes asal luar Indonesia, hams mengalami penyesuaian dan "penyelarasan" dengan sikon sosial-budaya Indonesia.
Tes itu akan diuji di berbagai daerah, terhadap berbagai tingkatan sosial-pendidikan dulu, sebelum secara resmi dipakai di Indonesia. Terutama kalau soal-soal (items) tes tersebut memakai banyak "kata" (words) yang mengungkap pengetahuan yang banyak kaitannya dengan aspel sosial-budaya suatu negara (misalnya, judul buku, nama pahlawan, istilah, pepatah). Sebab, ilmu psikologi mengenal istilah tes "bebas budaya" (cukurcd-free), yang tidak mengandung kata-kata khusus, juga pengerjaan jawaban hanya berdasarkan logika - yang secara universal pasti sama.
Dalam tes bebas budaya ini pun, psikolog tetap hams berhati-hati. Mengingat tolok ukur untuk membaca hasil tes di suatu negara asal tes yang sangat maju, tidak begitu saja dipakai untuk membaca hasil dari negara yang kondisi sosial-ekonomi- budayanya, belum semaju negara pertama.
Evaluasi psikologis mencakup lima hal: kecerdasan, kemampuan khusus (keuangan, teknik, komunikasi, menjual, dsb.), bakat, minat, dan sikap. Hasil tes bakat dan minat, dapat berupa panduan mengenai minat seseorang. Misalnya, minat kepada hal yang berkaitan dengan angka, kegiatan luar dan dalam ruang, berkomunikasi, perhatian terhadap hal yang berkaitan dengan ilmu pasti atau seni-budaya.
Sedangkan hasil tes sikap berupa ukuran dari sikap seseorang terhadap suatu permasalahan. Tes kepribadian dapat berupa rangkaian pertanyaan, tugas menggambar atau tes grafts yang berlandasan sama dengan grafologis. Tes ini menilai coretan tangan hasil penerusan "getaran" dari dalam jiwa seseorang. Tak heran Prof. J. Nimpuno, grafolog terkenal dari Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran, Bandung, dapat mendeteksi suatu penyakit akut dalam diri seseorang, melalui tulisan tangan orang itu.
Mirip seperti profesor itu, seorang ahli tes grafts dapat dengan akurat mengungkapkan kepribadian seseorang, begitu melihat gambar yang dibuatnya. Gambar itu hams gambar tentang benda-benda tertentu. Seperti items alat evaluasi psikologis lainnya, benda yang hams digambar itu juga sudah melalui rangkaian uji coba bertahun-tahun.
Pemanfaatan evaluasi psikologis
Hasil evaluasi psikologis dapat mengungkapkan penyimpangan yang dialami seseorang secara klinis. Misalnya, mereka yang mengalami permasalahan psikologis (kesehatan mentalnya kurang baik atau terganggu). Dalam konsultasi psikologis, orang ini datang ke psikolog. Lazimnya, psikolog memberikan tes grafts untuk memahami kondisi psikologis orang itu pada suatu saat. Biasanya hasil tes grafts ini digunakan untuk menemukan hal yang tak terungkap selama wawancara. Atau tes itu untuk mendukung hasil wawancara sebagai penemuan jalan keluarnya.
Hasil evaluasi psikologis ini biasanya dipergunakan di bidang klinis, pendidikan, maupun industri. Di bidang klinis, hasilnya untuk menentukan arah, tingkat atau stadium, jenis gangguan atau penyimpangan kepribadian secara klinis. Alat pengungkapnya biasanya berupa tes grafts atau tes sikap: subjek atau testee (orang yang diperiksa atau dites) diminta mengungkapkan kesan atau persepsinya tentang suatu situasi, atau terhadap suatu gambar dan rangkaian gambar. Kesan orang normal, pasti berlainan dengan orang yang mengalami gangguan psikologis.
Di bidang pendidikan, umum sudah mengenal tes IQ (intelligent quotient angka penunjuk kecerdasan). Hasil tes IQ dapat dibaca dengan Skala Wechsler atau Skala Stanford-Binet. Mereka itulah pakar yang melakukan berbagai penelitian, lalu berhasil menetapkan skala angka yang menunjukkan tingkat kecerdasan. Kedua skala tersebut berbeda sedikit sekali.
Menurut Skala Binet, seseorang yang bertingkat kecerdasan normal mempunyai IQ antara 90 dan 109. IQ 80 - 89 berarti tingkat kecerdasannya rata-rata rendah. Kalau 70 - 79, artinya berada pada skala "ambang batas" {borderline defective). Kalau di bawah ini, artinya seseorang mengalami defektif secara mental.
Secara lebih rinci dapat disebutkan bahwa IQ 68 - 83 adalah borderline mentd retardation, 52 - 67 mM mental retardation, 36-51 moderate mental retardation, dan IQ di bawah angka 19 adalah profound mental retardation. (Mental retardation = cacat mental).
Sedangkan IQ di atas rata-rata adalah: 110 - 119 termasuk mempunyai kecerdasan rata-rata tinggi (high average), 120 - 139 superior, 140 - 169 sangat superior, dan di atas 170 termasuk kelompok jenius.
Dalam evaluasi psikologis di bidang industri, taraf kecerdasan umumnya tidak ditunjukkan dengan angka IQ atau skala kuantitatif, tetapi memakai skala kualitatif: kurang, rendah, rata-rata rendah, ratarata, rata-rata tinggi, tinggi, dan tinggi sekali.
Tes bakat atau minat, juga banyak digunakan dalam bidang pendidikan. Mereka yang ragu-ragu memilih jurusan, dapat memanfaatkan jasa psikolog untuk mengetahui kecenderungan yang mereka miliki. Dengan demikian ia dapat memutuskan bidang yang sesuai minat atau bakatnya.
Hafal pun percuma
Di bidang industri, evaluasi psikologis tidak hanya dipakai untuk melengkapi tahapan seleksi, seperti pengalaman Aji. Tapi juga untuk keperluan inventarisasi kematnpuan karyawan (yang sudah bekerja di perusahaan). Di sini evaluasi psikologis dilaksanakan terhadap beberapa karyawan. Dari hasilnya dapat diidentifikasikan karyawan mana yang berpotensi untuk dikembangkan, siapa yang kurang, serta siapa saja yang sudah mentok.
Dari hasil itu, pengembangan SDM (sumber daya manusia) di perusahaan diharapkan tidak salah pilih, atau terpilih kalau keliru arah pengembangannya. Tentu saja alat evaluasi itu mencakup suasana kerja juga. Hasil ini dapat mengungkap potensi seseorang - baik yang sudah kelihatan maupun yang belum.
Evaluasi psikologis juga dipakai dalam seleksi. Namun hasilnya harus disesuaikan dengan jabatan yang akan diisi. Istilah teknisnya, disesuaikan dengan job requirement jabatan tersebut. Kalaulah perusahaan mencari orang-orang bertingkat kecerdasan rata-rata atau lebih, orang ekstrovert dan menyukai kegiatan luar ruangan seperti Aji pasti tidak akan cocok untuk pekerjaan pembukuan atau audit. Atau jabatan wiraniaga, pasti tidak cocok bagi orang pandai tapi sangat introvert.
Kecenderungan dasawarsa terakhir ini, untuk posisi wijawiyata manajemen (management trainees), perusahaan tidak lagi begitu memperhatikan disiplin ilmu pelamar yang sarjana. Karena lulusan SI dianggap tingkat kemampuan berpikirnya dapat diisi dengan tuntutan yang sesuai untuk jabatan manajerial.
Maka jawaban tepat terhadap pertanyaan Aji: "Kerjakan sebaikbaiknya dan semampumu." Kalaupun ada soal-soal evaluasi psikologis yang sudah dihafal karena sudah berkali-kali diikuti hingga hasilnya "dapat direkayasa", tetap saja ada jenis evaluasi yang dapat mengungkapkan keadaan sebenarnya. Siapa mau menghafalkan tes grafts? Siapa yang mau mengubah bentuk tulisan tangannya, hanya untuk kesempatan evaluasi psikologis sesaat? Selain itu masih ada tahapan wawancara - yang kalau dilakukan dengan mendalam, teliti, dan akurat, pasti akan menggali lebih meyakinkan lagi.
Itulah sebabnya kalau proses seleksinya baik dan akurat, artinya tidak memakai uang pelicin, koneksi, atau katebelece, ada orang-orang yang pasti tidak akan diterima untuk jenis pekerjaan tertentu, tetapi sesuai untuk jenis pekerjaan yang lain. Hal ini sering disalahartikan. Banyak yang mengira seseorang diterima bekerja, setelah mengikuti evaluasi psikologis berkali-kali. Padahal ia murni diterima, karena tuntutan pekerjaannya sesuai dengan aspek yang dipunyainya.
Kegagalan jenis lain, mungkin seseorang berhasil melewati tahapan evaluasi psikologis, tetapi gugur di tahapan seleksi berikutnya. Berarti ia gagal "membuat diri sesuai" dengan tahapan yang diikutinya. Atau malah, ia kalah bersaing dengan pelamar lain yang lebih baik kualitasnya.
Dalam hal terakhir, apa boleh buat. Karena bebas memilih, perusahaan lebih suka mendapat karyawan yang diperkirakan akan memberi kontribusi lebih banyak, dibandingkan dengan calon karyawan yang kontribusinya rata-rata saja. Anda sendiri juga akan lebih memilih orang yang berdaya guna lebih daripada yang berdaya guna kurang atau rata-rata, bukan?
Ada hal yang perlu diperhatikan. Di dunia seleksi dikenal istilah 10 : 2 : 1. Artinya: untuk 2 jabatan (posisi) lowong yang sama, akan ada 2 dari 10 pelamar yang diterlima. Tapi perusahaan hanya akan menemukan 1 orang yang sesuai betul dengan jabatan lowong tersebut. Jadi, kalaupun posisi lowong itu terisi, satu posisi lain akan diisi orang yang sebetulnya kurang sesuai. Saat ini kualitas pelamar sudah dianggap lebih baik, perbandingannya berubah menjadi 15 : 3 : 2. (Kumpulan Artikel Psikologi 1)

TRIK PSIKOTES



Mudah-mudahan jadi info yang berguna bagi yang lagi cari kerja
Sebelum kita mengetahui trik trik dalam psikotes sebaiknya kita tahu apa sih arti dan fungsi psikotes…monggo silahkan dibaca
Tes psikologi adalah serangkaian kegiatan pengukuran untuk mendeskripsikan seseorang, baik kemampuan (ability), kepribadian, kecenderungan dan sebagainya. Berdasarkan keputusan yang akan diambil dalam pengukuran, maka tes psikologi mempunyai fungsi sebagai berikut:
Fungsi seleksi
Tes psikologi berfungsi sebagai seleksi jika digunakan untuk memilih individu-individu yang cocok/sesuai dengan kualifikasi yang diharapkan.. misalnya tes masuk suatu lembaga pendidikan atau tes seleksi jabatan tertentu. Berdasarkan hasilh-asil tes psikologis yang dilakukan, pimpinan lembaga dapat memutuskan calon-calon pelamar yang dapat diterima dan menolak alon-calon lainnya.
Fungsi Klasifikasi
Yaitu mengelompokkan individu-individu dalam kelompok sejenis. Misalnya mengelompokkan siswa yang mempunyai masalah sejenis, sehingga dapat diberi bantuan yang sesuai dengan masalahnya. Atau mengelompokkan siswa ke dalam program khusus tertentu.
Fungsi deskripsi
Tes ini berfungsi untuk menjelaskan profil seseorang, baik kepribadian, tingkahlaku, kemampuan, minat dan bakat dan sebagainya
Mengevaluasi suatu treatment
Tes psikologi digunakan juga untuk mengavaluasi suatu treatment/tindakan yang telah dilakukan terhadap seseorang atau sekelompok individu. Ini untuk mengavaluasi sampai tingkat mana keberhasilan treatment yang sudah diberikan. Evalusi ini sangat membantu untuk meneruskan tindakan selanjutnya yang akan diambil.
Menguji suatu hipotesis
Tes psikologi juga bisa digunakan menguji sebuah hipotesis dan asumsi yang ada. Ini dikarenakan, bahwa tes psikologi terbuat/disusun dari sejumlah penelitian yang ilmiah sebelumnya.  Contoh penggunaan tes psikologi untuk menguji hipotesis ini seperti membandingkan hasil eksperimen yang sudah didapatkan dengan tes psikologi yang sudah dibakukan. Jadi hasilnya dapat di compare (membadingkan), ataupun tes psikologi bisa langsung menguji hipotesis dengan menurunkan indicator-indokator dari tes psikologi yang baku.
(dikutip dari http://www.psychologymania.com)
1. TES INTELEKTUAL
Yang terdiri dari berbagai macam, yaitu:
a. CFIT = Culture Fair Intelegence Tes; Untuk mengungkap kemampuan mental umum
b. TIU = Tes Intelegensi Umum; Untuk mengungkap kemampuan mental umum
c. TKD = Tes Kemampuan Dasar; Untuk mengukur kemampuan dasar individu
d. AA = Army Alpha; Untuk mengetahui daya tangkap/daya konsentrasi orang
e. ADKUDAG = Administrasi dan Keuangan; Untuk mengetahui kemampuan administrasi dan keuangan
f. IST = Tes inteligensi; Yang terdiri dari 9 subtes yang didasarkan pada anggapan bahwa struktur inteligensi tertentu cocok dengan pekerjaan atau profesi tertentu.
A. Tes Logika Aritmatika
Tes ini terdiri atas deret angka. Yang diukur dalam tes ini adalah kemampuan analisa anda dalam memahami pola-pola/kecenderungan tertentu (dalam wujud deret angka) untuk kemudian memprediksikan hal-hal lain berdasarkan pola tersebut. Tipsnya:
1) jangan terpaku pada deret hitung atau deret ukur perhitungan matematika saja yaitu jangan terpaku pada 3 -4 angka terdepan dalam deret namun adakalanya anda melihat deret secara keseluruhan karena pola bisa berupa urutan, pengelompokan berurutan maupun pengelompokan loncat.
2) Ingat keterbatasan waktu. Jangan terlalu asyik dan terpaku hanya pada sebuah soal yang penasaran ingin anda pecahkan, lompati ke soal berikutnya karena terkadang soal di bawahnya lebih mudah dipecahkan dibandingkan soal sebelumnya.
3) Anda bisa melatih kemampuan anda ini dari buku-buku tes UMPTN/SPMB untuk materi deret hitung/deret ukur. Contoh:
- 16 8 4 2 1 1/2 … …
- 45 15 18 6 9 3 … …
B. Test Logika Penalaran

Tes ini terdiri atas deret gambar baik 2 maupun 3 dimensi. Yang ingin diukur dalam tes ini adalah kemapuan anda dalam memahami pola-pola/kecenderungan tertentu (dalam wujud gambar) untuk kemudian melakukan prediksi berdasarkan pola anda tersebut: Tipsnya: konsetrasi, hati-hati dan teliti. Karena bentuk-bentuk yang ditawarkan hampir serupa walau tak sama.Contoh:
C. Analog Verbal Test.
Tes ini terdiri atas 40 soal yang berisi sinonim/antonim/analog suatu kata. Yang diukur dalam tes ini adalah kemampuan logika anda terhadap sebuah kondisi, untuk melihat sejauh mana anda memahami sebab-akibat suatu permasalahan. Tipsnya: Apabila anda bermasalah dengan konsentrasi dan logika, anda bisa mem-bypass-nya dengan menghafal soal dan jawaban. Karena beberapa kali penulis menghadapi tes in, soal yang diberikan relatif sama. Contoh:
- wanita : kebaya = pria :
- a. sepatu b. baju c. topi d. jas
- kubus : pyramid = empat persegi :
- a. peti b. mesir c. pentagon d. segitiga
2.TES KEPRIBADIAN
a.EPPS
Atau Edwards Personal Preference schedule; Alat tes yang mengukur kepribadian orang dilihat dari kebutuhan-kebutuhan yang mendorongnya (16 faktor).
Tes ini biasanya menanyakan apa yang akan kamu lakukan pada suatu keadaan,setiap soal ada 2 pilihan jawaban. Dan ini soalnya biasanya banyak banget, rata – rata ada 250an soal
b.DAM&BAUM
Atau Draw A Man Tes (Tes Gambar Orang); Untuk mengetahui tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan dan ketahanan kerja
Dimana kamu akan dikasih kertas kosong dan diberi perintah untuk bikin gambar pohon, trus dikertas lainnya gambar orang, di kasih kertas lagi di suruh gambar pohon, orang, & rumah. ini juga termasuk dalam test kepribadian. (gw pernah kaya gini… )
BAUM Test termasuk dlm test Grafis. Klo kamu gak bisa gambar, gak usah kuatir, karena yg dinilai bagus atau tidaknya gambar tsb. yg di liat tuh, besar-kecil gambar, tarikan garis (tegas atau tidak atau patah2), letak gambar (kanan-kiri, atas-bawah, atau center) biasanya testee juga nanya klo gambar pohon, itu pohon apa??? klo orang dia lagi ngapain, trus jenis kelaminnya apa?, klo yg disuruh gambar orang, rumah, & pohon, itu untuk melihat keselarasan orang tersebut menghadapi dua aspek rumah & pohon. Tiap2 gambar ada artinya

GAMBAR POHON
Dalam Psikotes ada tes yang mengharuskan kita menggambar pohon nah menggambar pohon ini merupakan penilaian dari aspek diri kita, apa yang dilihat dari tes ini tentang gambar anda….
Pohon anda terletak di mana pada bidang kertas?
* Di tengah
Anda praktis dan rendah hati. Sama seperti anda yang memilih di bagian tengah, anda juga menerapkan pendekatan jalan tengah. Anda menangani masalah-masalah dengan sikap mengharapkan yang terbaik dan membayangkan yang terburuk. Dengan cara ini anda siap dengan apapun yang terjadi.
* Di bagian bawah
Anda lebih suka melakukan riset terlebih dulu sebelum memutuskan apakah anda merasa yakin atau pesimistik akan sebuah solusi, ini disebabkan bagian bawah dari pertengahan halaman melambangkan pendekatan hidup yang membumi.
* Tinggi di atas
Anda melihat hikmah dari semua masalah. Semakin tinggi letak pohon anda menunjukkan sikap anda yang semakin tinggi dalam memandang hidup. Kendati pun hal-hal terjadi tidak seperti yang anda inginkan, anda memandangnya sebagai pengalaman pembelajaran.
Batang pohon seperti apa yang anda gambar?
* Lebar
Batang pohon melambangkan kekuatan emosional. Batang lebar berarti anda bisa tetap tenang dan tidak mudah marah. Anda pusat ketenangan di tengah badai. Pendirian anda juga kuat.
* Ramping
Anda fleksibel dan terbuka dengan pandangan-pandangan atau pendapat orang lain. Anda juga sensitif dan banyak empati untuk masalah orang lain.
* Pohon bercabang di puncak
Anda terpecah di antara beberapa pilihan hidup saat ini
Berapa tinggi pohon anda?
* Lebih dari setengah tinggi kertas
Menggambar pohon lebih tinggi menunjukkan hasrat untuk mencapai prestasi yang tinggi dalam hidup. Anda juga dermawan dalam soal uang. Dan dalam bekerja anda seksama serta men cek ulang untuk memastikan anda bekerja dengan baik.
* Tinggi pohon kurang dari setengah tinggi kertas
Anda puas dengan hidup ini apa adanya.anda juga hemat dan sangat efisien.
Pohon anda terletak di mana?
* Di tanah
Anda mendambakan rasa aman dan stabilitas. Anda menyukai kehidupan keluarga dan lebih suka pekerjaan di mana anda bisa bertahan bertahun-tahun.
* Di pot
Anda sangat sibuk bekerja sepanjang waktu. Anda senang berpergian dan bertualang, serta mengenal orang-orang baru dan tempat-tempat baru.
* Di puncak gunung
Anda mendambakan perhatian dan senang menjadi pusat perhatian. Anda adalah entertainer alamiah dan komunikator ulung yang membuat orang tertarik pada anda.
* Melayang di awang-awang (tidak ada dasarnya)
Anda impulsif dan spontan. Anda sangat mudah menjadi senang jika sesuatu mengilhami anda.
* Di pulau
Anda memerlukan banyak waktu untuk menyendiri untuk mengisi ulang energi anda, juga membantu anda untuk menemukan solusi dari masalah anda
Apakah pohon anda mempunyai dahan?
* Ya
Anda adalah orang yang berorientasi pada otak kiri. Dalam survei-survei, dahan-dahan digambar oleh orang yang logis dan analitis. Anda jarang kehilangan kesabaran karena anda terlalu sibuk memikirkan solusi rasional untuk semua masalah yang muncul.
* Tidak
Jika anda hanya menggambar kerangka dasar pohon, berarti anda dikuasai oleh otak kanan yang intuitif. Anda mengikuti instink-instink anda dalam segala sesuatu, mulai dari menerima pekerjaan sampai berteman dengan orang baru. Dan biasanya anda benar.
Pohon anda condong ke arah mana?
* Ke kiri
Anda cenderung memendam apa yang anda pikirkan. Sikap anda konsevatif dan introvert. Anda tidak menyukai guncangan-guncangan . Meskipun anda tidak setuju anda akan menyimpannya untuk diri sendiri.
* Ke kanan
Anda berorientasi pada aksi.anda akan mengatakan apa yang anda pikirkan kendatipun bertentangan dengan pandangan-pandangan orang lain.
* Lurus
Anda berada di tengah antara memendam perasaan-perasaan anda dan mengungkapkannya. Jadi anda cenderung memilih perang dengan diri anda. Anda akan bicara hanya jika masalah itu benar-benar penting untuk anda.
Apakah anda menggambar akar?
* Ya
Akar melambangkan keluarga dan sejarah, berarti masa lalu penting bagi anda. Anda menganggap itulah dasar dari siapa anda saat inidan membantu anda memahami diri sendiri secara lebih baik anda menyukai tradisi keluarga, resep-resep yang diturunkan dari ibu, juga pusaka/peninggalan dari keluarga anda.
* Tidak
Anda fokus pda masa depan. Anda mandiri dan senang menciptakan tradisi-tradisi baru. Anda belajar lebih banyak tentang diri anda dengan merasakan situasi-situasi baru dan bertemu dengan orang-orang baru.
Apakah pohon anda lebih didominasi daun (bagian daun lebih dominan) ?
* Ya
Anda adalah pemikir yang dalam. Studi-studi menunjukkan daun melabangkan pemikiran. Orang-orang yang menggambar daun adalah orang yang selalu memikirkan apa saja. Selain membuat anda suka merenung dan introspeksi, sifat ini juga membuat anda mengambil keputusan dengan hati-hati. Karena anda cenderung melihat manfaat dari semua masalah.
* Tidak
Anda cenderung memandang dunia ini adalah hitam dan putih. Kurangnya daun berarti anda tidak mudah tergoyahkan dengan banyaknya warna abu-abu dari suatu masalah. Anda tidak membuang waktu memusingkan solusi dari sebuah masalah. Anda memilih sevuah rencana aksi dan bergerak ke depan.
Apakah anda menggambar yang lain selain pohon?
* Buah / kacang pada pohon
Yangmembuat anda paling bahagia adalah melihat hasil pekerjaan yang dikerjakan dengan baik.
* Rumput di bawah
Anda punya rumah dimana para tamu mersa disambut baik dan keluarga anda betah tinggal disana, mebuat anda merasa paling damai.
* Ada bunga di bawah pohon
Anda paling bahagia jika dikelilingi kebahagiaan (orang-orang disekitar anda bahagia).
* Ada burung/hewan/ orang di sekitar pohon
Anda cinta pada keluarga dan teman-teman, dan itu adalah kebahagaiaan terbesar anda.
* Ada ayunan di pohon
Anda paling bahagia jika meluangkan waktu untuk bersenang-senang.
c. WARTEGG;
Untuk mengetahui emosi, imajinasi, intelektual dan aktifitas subjek
Pernah ikut psikotes dan disuruh gambar atau melengkapi gambar dengan delapan kotak? Gw pernah…
Ini disebut Wartegg Test (bukan warung tegal )
Dalam Wartegg Test, kamu akan diberikan selembar kertas yg berisi 8 kotak yg ada stimulus-stimulusnya, kemudian testee akan memberikan perintah untuk melengkapi gambar yg ada di kotak tersebut.
Isi dari masing2 gambar:
Spoiler for gambar:
- gbr 1. berupa titik ditengah kotak: ini menyangkut hal2 yg berhubungan dengan penyesuaian diri, yaitu bagaimana seseorang menempatkan diri dlm lingkungan
- gbr 2. berupa ~ tp berada di kotak sebelah kiri: menunjukkan fleksibilitas perasaan.
- gbr 3. berupa 3 garis horisontal dr pendek, sedang tinggi sejajar: mengukur hasrat untuk maju/ambisi
- gbr 4. berupa kotak kecil di sebelah kanan: mengukur bagaimana seseorang mengatasi kesulitan
- gbr 5. seperti huruf T tp miring (susah gambarin nya): mengukur bagaimana cara bertindak.
- gbr 6. berupa garis horisontal & vertikal: mengukur cara berpikir/analisa & sintesa
- gbr 7. berupa titik2 melengkung: menyangkut kehidupan dan perasaan (apakah sudah stabil, kekanakan)
- gbr 8. berupa lengkungan: mengenai kehidupan sosial/hubungan sosial
mungkin kamu bertanya-tanya apa fungsi tes melengkapi gambar di atas, dan apakah tes di atas sebenarnya adalah untuk mencari tahu siapa diantara peserta yang paling pintar menggambar atau tidak, ternyata tes di atas bukan untuk mengetahui kemampuan menggambar melainkan hal tersebut merupakan salah satu cara dari beberapa cara yang digunakan oleh psikolog untuk mengetahui kepribadian dari cara menggambar.
Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa tes menggambar ini tidak memerlukan kemampuan menggambar, melainkan hal ini hanya suatu cara bagi seorang penguji/psikolog untuk mengetahui kepribadian kamu dari cara menggambar dan apa yang kamu gambar.
Berikut Rahasianya:
Urutan menggambar sebaiknya anda buat kombinasi antara sesuai nomor dan acak. Misalnya 1,2,3,4 kemudian 8,7,6,5. Karena apabila anda menggambar berdasarkan urutan 1,2,3,4,5,6,7,8 anda dipandang HRD sebagai orang yang kaku/konservatif sedangkan apabila anda menggambar secara acak misalnya 5,7,6,8,3,2,4,1 anda akan dipandang HRD sebagai orang yang terlalu kreatif, inovatif dan cenderung suka akan ‘breaking the low‘.
Kalau anda bergender lelaki jangan mulai dengan nomor 5, karena beberapa anggapan menyebutkan hal ini berpengaruh terhadap orientasi seks anda. Berikut ini adalah salah satu contoh pengerjaan yang pernah digunakan penulis untuk melewati tahap psikotes ini:
Tes Wartegg mengharuskan peserta untuk melengkapi gambar yang terdiri dari 8 gambar, 4 diantaranya berupa garis lurus (Gambar III, IV, V, dan VI) dan empat lainnya berupa garis lengkung (Gambar I, II, VII, VIII).
Yang perlu di ingat adalah untuk garis lengkung, sebaiknya kamu gambar benda hidup dan untuk garis lurus yang kaku sebaiknya kamu gambar benda mati. Jika kamu gambar terbalik, misal garis lurus digambar dengan bunga, hewan dan sebagainya atau garis lengkung digambar dengan mobil, mesin dan sebagainya, hal ini menandakan “ada yang salah” dengan jiwa atau kepribadian kamu…
Selanjutnya dari cara menggambar pun bisa kelihatan kepribadian seseorang misal: jika saat mengambar kamu terlalu sering menghapus atau kotor menandakan bahwa kamu adalah orang yang peragu atau tidak terencana dan jika kamu gambar terlalu kuat untuk garis yang seharusnya lembut berarti kamu termasuk orang yang keras kepala…
Apa yang kamu gambarpun juga menunjukan kepribadian atau kemampuan IQ kamu. Kalo kamu gambar sesuatu yang “biasa saja dan umum” tentu penilaian tingkat kecerdasannya akan berbeda dibanding jika kamu menggambar “sesuatu yang tidak terpikirkan oleh orang lain dan berwawasan”


d. KREAPLIN/PAULI TEST
dalam tes ini peserta diminta untuk menjumlahkan dua angka yang berdekatan dalam waktu tertentu di setiap kolom dan menuliskan disampingnya. Untuk mengukur sikap kerja dan prestasi kerja (daya tahan, keuletan, sikap terhadap tekanan, daya penyesuaiaan, ketekunan & konsistensi, kendali diri)
Nah…. Tipsnya :
1)Gunakanlah alat tulis dalam hal ini pensil biasa atau pulpen saja, karena tes ini sangat terikat memperhatikan waktu.  hematlah waktu dengan tidak melakukan persiapan yang sia sia.
2) Berusaha agar jumlah angka yang dijumlahkan di masing-masing kolom stabil karena kestabilan dalam tes ini sangat berpengaruh. kestabilan dalam penjumlahan ini akan lebih baik jika dibandingkan anda memaksakan diri untuk proses di awal tes namun akan terdesak di pertengahan dan akhir tes. berusaha stabil, tenang dan hemat tenaga.
3) Jangan sekalipun melakukan cheating terhadap waktu maupun hasil penjumlahan. Hal ini akan merugikan anda sendiri karena justru untuk cheating anda akan membutuhkan waktu sekian detik untuk memutuskan dan itu berarti justru membuang waktu dan memubuat grafik penjumlahan anda tidak alami.
Strategi usil buwat ngerjain tes pauli yang banyak angka-angkanya…
Cheat biar skor kamu bisa dianggap jenius gitu biasanya ada dalam rangkaian psikotes selain warteg, pohon, ist, dll….
1. Kerjain tuh tambah-tambahan angka tapi isinya asal aja yang penting penuh . Buat hasil normal, biasanya kolom terselesaikan cuma 2 – 3. Tapi klo mau dianggap jenius kamu kerjain 3-5 kolom
2. Nah, ketika sampai di kolom 13 sampai 20 kamu harus betul betul ngerjaiinnya…
3. Setelah itu isi ga jadi masalah…
4. Yang terakhir pada kolom 40 sampai 43 lu harus betul betul juga ngerjainnya
Dijamin deh hasilnya pasti bikin bingung orang yang ngetes . Tapi ati2 ngerjainnya jgn sampe ketauan pengawas!
Hal yang paling penting dari keseluruhan tes kraeplein adalah konsentrasi. Terkadang anda akan merasa blank padapertengahan tes, namun anda harus bisa bangkit & fokus lagi pada tes. Untuk itu kondisi fisik sangat berpengaruh. Usahakan tidak begadang dan sarapan dahulu sebelum berangkat tes karena model tes ini sangat menyedot energi anda.
Untuk mengungkap ketelitian,kecepatan, kestabilan dan ketahanan kerja
Contoh : Kraepelin-Pauli Test
3 6 8 4 6 3
7 5 9 8 5 9
2 8 4 0 3 5
7 1 9 7 1 6
8 3 5 8 6 9
5 7 2 1 7 6
3 9 3 6 2 3
Dalam test ini anda diminta untuk menjumlahkan angka di dalam masing-masing kolom dari bawah ke atas. Angka penjumlahan yang dituliskan adalah 0-9. Jika hasil penjumlahannya melebihi angka 9, yang ditulis adalah digit yang di belakangnya.
7
–> 6
9
–> 5
6
–> 9
3
–> 0
7
–> 8
1
Penjumlahan di setiap kolom dibatasi waktu. Jika waktunya habis, anda harus segera pindah ke kolom berikutnya dan melakukan penjumlahan lagi dari bawah ke atas, dst-nya.
Setelah selesai nanti dapat ditarik garis dari baris tertinggi yang terjawab dari kolom-1 hingga kolom akhir sehingga terbentuk suatu kurva.
Trik cepat menghitung begini caranya..
kalo pertambahan 9 itu kadang susah hapal, caranya gampang :
penjumlahan 9 caranya angka penambah nya dikurang 1 (list merah)
misal 9 + 6 = 15 biasanya ditulis 5 —–> 6 dikurang satu = 5
9 + 8 = 17 biasanya ditulis 7 —–> 8 dikurang satu = 7
penjumlahan 8 caranya angka penambahnya dikurang 2
misal 8 + 5 = 13 biasanya ditulis 3 —-> 5 dikurang 2 = 3
8 + 7 = 15 biasanya ditulis 5 —-> 7 dikurang 2 = 5
untuk penjumlahan 7, angka penambahnya di kurang 3
untuk penjumlahan 6, angka penambahnya di kurang 4
untuk penjumlahan 5, angka penambahnya di kurang 5
untuk penjumlahan 4, angka penambahnya di kurang 6
dan seterusnya..
kedua tes ini hampir ga ada perbedaan (ini yang bikin pusing… )
Semua berisikan kertas dan angka yg membedakan hanya cara dan jumlah isinya…..dan KRAEPPELIN memiliki jumlah deret angka yg lbh bnyk, biasanya sang psikolog hanya menginstruksikan “pindah” pada waktu tertentu dn berbeda2 utk melihat daya tahan otak dan konsistensi….
f. RM
Atau The Rothwell Miller; Untuk mengetahui minat seseorang terhadap jenis pekerjaan
g. PAPI Kostick
Alat ini menjabarkan kepribadian dalam 20 aspek yang masing-masing mewakili need atau role tertentu, tinggi rendahnya need atau role tertentu mempunyai arti yang spsesifik, konfigurasi yang diperoleh adalah gambaran dari pilihan testee yang bermuatan need atau role dan dibandingkan dengan need atau role lain dalam keseluruhan system kepribadian berdasarkan persepsi testee atas dirinya sendiri.
Namun demikian, tes psiko hanyalah merupakan suatu alat buatan manusia untuk mengetahui kepribadian seseorang secara umum saja.
Kesimpulan yang dihasilkannya boleh jadi berbeda dengan kepribadian yang sesungguhnya. Hal ini diakui oleh para psikolog sendiri bahwa tidak ada satu pun tes di jagad raya ini yang benar-benar akurat dapat menilai kemampuan dan kepribadian seseorang.
(dikutip dari berbagai sumber)

Daftar Blog Saya

Total Pageviews

 Subscribe in a reader [Valid Atom 1.0] hostgator coupon Site Meter www.careerjet.co.id Adsense Indonesia My Ping in TotalPing.com Podnova Player button Technology Blogs
Technology blogs tracert Sonic Run: Internet Search Engine http://www.prcheckingtool.com Add URL 
Pro - Search Engine Submission and Optimization Services Add to Google Reader or Homepage Subscribe in NewsGator Online Add to My AOL Add to netvibes Subscribe in Bloglines Add to The Free Dictionary Add to Plusmo Add to Excite MIX Add to netomat Hub Add to fwicki Add to Webwag Subscribe to Kusnadi Computer Powered by FeedBurner
eXTReMe Tracker

Kusnadi Komputer IT Informasi, Teknologi, bisnis, hiburan, informasi terkini, informasi lowongan kerja terbaru, bumn, swasta, tni dan polri, dunia otomotif

Kusnadi Computer

Creative Commons License
The_KK_Blog's by Kusnadi Komputer is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 Unported License.
Based on a work at www.kusnadikomputer.co.cc.
Permissions beyond the scope of this license may be available at www.kusnadikomputer.co.cc.
free counters

Pengikut